Artikel / News

Leher Manis

Sarung Tradisional Leher Manis
Sarung Leher Manis adalah warisan tenun tradisional masyarakat Baranusa, Alor Nusa
Tenggara Timur. Motifnya sederhana namun penuh makna, mencerminkan nilai-nilai
budaya, kebersamaan, dan kehidupan masyarakat pesisir yang harmonis.
DESKRIPSI
Leher Manis ditenun secara tradisional dengan teknik ikat. Warna dominan hijau muda
dengan perpaduan hitam dan oranye emas. Motif terdiri dari garis horizontal sederhana
dan ornamen geometris pada bagian tepi yang menjadi ciri khas keindahan tenun
Baranusa.
FILOSOFI DAN MAKNA MOTIF
MOTIF KETUPAT
Melambangkan keseimbangan, perlindungan, dan harapan akan kehidupan yang
sejahtera.
GARIS HORIZONTAL
Melambangkan perjalanan hidup yang penuh dinamika namun tetap dalam harmoni dan
kebersamaan.
WARNA HIJAU MUDA
Simbol kesegaran, ketenangan, kesuburan, dan harapan akan kehidupan yang baik.
LIST TEPI GEOMETRIS
Melambangkan ikatan sosial, solidaritas, dan identitas budaya masyarakat Baranusa.
KEGUNAAN
Busana adat sehari-hari
Hajatan & upacara adat
Simbol persatuan & kebersamaan
Warisan budaya untuk generasi mendatang
“Leher Manis bukan sekadar kain sarung, tetapi wujud identitas, kebanggaan,
dan kearifan lokal masyarakat Baranusa. Lestarikan tenun tradisional, lestarikan
budaya bangsa.”
Gbr : Abdul Rasyid Mangkop

Related posts

DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN BERSAMA DINAS PERINDUSTRIAN KABUPATEN ALOR GELAR BIMTEK PENGEMBANGAN LITERASI BERBASIS INKLUSI SOSIAL

admin

SEJARAH PERKEMBANGAN TARIAN DANI DANA DI BARANUSA

admin

Program Kerja Perpustakaan Jendela Desa

admin

Leave a Comment