KAIN SARUNG TRADISIONAL
KAWATE TANAPI MANOWA HORU
ASAL BARANUSA, ALOR – NTT
TENTANG KAWATE TANAPI MANOWA HORU
Kawate Tanapi Manowa Horu adalah kain sarung tenun tradisional dari Baranusa, Alor – NTT yang
memiliki nilai budaya, seni, dan filosofi tinggi. Kain ini menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat, diwariskan turun-temurun sebagai bagian dari warisan leluhur yang sarat makna.
MAKNA MOTIF
- Motif Manowa Horu melambangkan kebijaksanaan, perlindungan, dan keberanian.
- Setiap garis dan pola memiliki filosofi tentang keseimbangan hidup dan hubungan manusia dengan alam
semesta.
- Warna merah melambangkan semangat dan kehidupan, warna putih melambangkan kesucian dan
kebenaran.
CIRI KHAS
- Warna dasar hitam pekat yang elegan dan berwibawa.
- Motif Manowa Horu dengan pola geometris yang tersusun rapi dan penuh simbol makna.
- Garis merah dan putih di sepanjang tenunan melambangkan keberanian, kekuatan, dan keharmonisan.
- Tenunan rapat, kuat, dan halus menunjukkan ketelitian serta keahlian penenun Baranusa.
KEISTIMEWAAN
- Motif unik dan eksklusif, penuh estetika dan nilai budaya.
- Tenunan kuat, tahan lama, dan nyaman digunakan.
- Sangat menarik dan berwibawa saat dikenakan.
- Cocok dipadukan menjadi pakaian modern maupun tradisional.
DETAIL TENUN
Detail tenun menampilkan motif geometris Manowa Horu dengan perpaduan warna hitam, merah, dan
putih.
SANGAT MENARIK DIGUNAKAN UNTUK
- Acara hajatan
- Ritual adat
- Acara budaya
- Acara keluarga
DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI
- Sarung pelekat
- Selendang tradisional
- Bahan baju pria & wanita
BEBAS DIPAKAI SEMUA KALANGAN ETNI
Kawate Tanapi Manowa Horu dapat digunakan oleh semua kalangan etni tanpa batasan.PENUH NILAI BUDAYA
Setiap helai tenunan adalah hasil kerja tangan para penenun yang penuh cinta dan ketekunan, menjadi
simbol identitas, persatuan, dan kearifan lokal masyarakat Baranusa. Kawate Tanapi Manowa Horu bukan hanya kain, tetapi warisan budaya yang hidup dalam
kehidupan masyarakat Baranusa, Alor – NTT.
Lestarikan Tenun Tradisional, Lestarikan Budaya Bangsa

