Artikel / News

Tanapi Biasa

 

SARUNG TRADISIONAL

KAWATE TANAPI BIASA

ASAL BARANUSA, ALOR – NTT

Sarung Kawate Tanapi Biasa adalah kain tenun tradisional masyarakat Baranusa, Alor Nusa Tenggara Timur. Ditenun secara turun-temurun dengan teknik ikat dan penuh nilai budaya yang menjadi identitas serta kebanggaan masyarakat pesisir Baranusa.

TENTANG SARUNG

Sarung Kawate Tanapi Biasa terbuat dari benang katun pilihan, ditenun dengan teknik ikat tradisional. Warna biru melambangkan ketenangan, kedalaman laut, dan kesetiaan. Sarung ini sering digunakan dalam berbagai acara hajatan, upacara adat, hingga ritual sakral sebagai simbol penghormatan, persatuan, dan identitas budaya Baranusa.

DIGUNAKAN DALAM  HAJATAN

Dipakai dalam pesta pernikahan, syukuran, penyambutan tamu kehormatan, dan acara keluarga sebagai simbol kebanggaan dan kehormatan.

RITUAL ADAT

Digunakan dalam upacara adat, persembahan leluhur, pelantikan pemimpin adat, dan ritual adat lainnya sebagai wujud penghormatan dan doa untuk keselamatan masyarakat.

FILOSOFI DAN MAKNA MOTIF

GARIS VERTIKAL

Melambangkan perjalanan hidup yang lurus, konsisten, dan penuh tanggung jawab.

MOTIF BUNGA KEHIDUPAN

Simbol keindahan, kesucian hati, dan harapan akan kehidupan yang harmonis.

MOTIF BERGELOMBANG

Melambangkan laut dan ombak, sumber kehidupan, serta dinamika kehidupan masyarakat pesisir.

WARNA BIRU TUA

Simbol ketenangan, kedalaman, kesetiaan, dan kebersamaan dalam menjaga adat dan budaya.

POLA BERULANG

Melambangkan persatuan, kebersamaan, dan kesinambungan nilai-nilai leluhur yang terus diwariskan.

MAKNA KESELURUHAN

Sarung Kawate Tanapi Biasa bukan sekadar kain tenun, tetapi warisan leluhur  yang menyatukan nilai adat, spiritualitas, dan identitas masyarakat Baranusa  untuk generasi sekarang dan yang akan datang.

Gbr. Abdul Rasyid Mangkop

Related posts

Tanapi Manowa Dorong

admin

SEJARAH PERKEMBANGAN TARIAN DANI DANA DI BARANUSA

admin

Tanapi Manowa Horu

admin

Leave a Comment